PERPUSTAKAAN SRABI TIMUR

Jum'at (20/01) alhamdulillah telah resmi diaktifkan kembali perpustakaan bagi saudara-saudara kita di area SD Serabi Timur, Modung. Pengaktifan kembali perpustakaan Serabi Timur bermaksud menjadikan perpustakaan yang selama ini tidak digunakan, sebagai sarana atau fasilitas baru bagi adik-adik SD Serabi Timur dan saudara-saudara sekitar untuk pusat belajar dan membaca. Untuk sementara waktu ini, perpustakaan Serabi Timur dialih fungsikan sebagai Smart Centre Serabi Timur, yang disesuaikan dengan fungsinya. Banyak harapan yang tersimpan pada pengaktifan perpustakaan alias Smart Centre Serabi Timur ini, terutama menjadikan bilik kecil ini menjadi bilik ilmu yang berkah.

Membaca adalah langkah awal untuk membuka dunia, melihat tikungan langkah hidup serta dengan membaca pula dapat memberi cahaya siapapun yang mau memahaminya. Maka, tak salah ketika ALLAH SWT memberi perintah awalnya ialah Membaca. Begitu pentingnya membaca, hingga sangat sayang jika perpustakaan serabi timur terbengkalai dan hanya sebagai gudang buku tanpa penghuni. Motif inilah yang menjadikan spirit bagi KKN-24/ 2017 mengajak saudara-saudara Desa Serabi Timur untuk aktif gemar membaca. Mulai dari tingkat dasar kami mengangkat semangat mereka, hingga pada kalangan muda dewasa Serabi Timur sangat diharapkan untuk dapat berpartisipasi dalam pengaktifan Smart Centre Serabi Timur.

Walaupun perpustakaan ini milik SD Srabi Timur 1, tetapi tidak menutup bahwa buku-buku yang ada dapat dibaca oleh kalangan tingkat atas. Mulai dari buku tematik bagi tingkat sekolah dasar, buku pengetahuan alam, buku cerita daerah, buku pengetahuan sosial, hingga buku referensi umum, karya ilmiah, kreatifitas seni & sastra, matematika, sastra ilmu & budidaya, olahraga, teknik mesin & teknologi, dan lain-lain. Itu berarti tidak hanya adik-adik tingkat dasar yang dapat memanfaatkannya, referensi umum berlaku untuk saudara-saudara pada umumnya. Perpustakaan yang bertempat persis sebelah selatan balai desa Serabi Timur ini, sangat efektif menjadi lokasi untuk menarik perhatian dan mudah dijangkau oleh banyak orang, khususnya warga Serabi Timur.

Desa Serabi Timur memiliki fenomena yang cukup menyedihkan, pasalnya banyak pemuda-pemuda Serabi Timur yang memilih untuk berhenti bersekolah dan melanjutkan merantau untuk bekerja ala kadarnya. Dengan tamatan SMA atau mungkin putus sekolah pada jenjang SMA menjadi modal bagi mereka untuk berani berangkat menuju kota metropolitan yang ia anggap menjanjikan. Sebagian darinya memilih untuk menikah diusia dini dan menetap di desa untuk bekerja serabutan sebagai petani, peternak, ataupun menjadi ibu rumah tangga. 

Namun, perlu kalian ketahui bahwa Serabi Timur tidak segelap malam tanpa rembulan. Bahwa dengan kehadiran Smart Centre ini, adik-adik SD sangat terlihat antusias. Terbukti setelah resminya Smart Centre, adik-adik memiliki hobi baru yaitu membaca. Diwaktu luang, yang biasa mereka habiskan untuk bermain, bergurau dengan sekawan, lari kesana kemari kini mereka lebih cepat untuk mengunjungi perpustakaan dan sekedar membaca buku fiktif atau bacaan dengan penuh gambar menarik.

Adanya kebiasaan baru ini, bagai secercah cahaya baik untuk langkah jauh bagi 

0 komentar:

Posting Komentar